4 Perubahan Gaya Hidup Remaja Zaman Dulu Dan Zaman Sekarang

Dalam setiap dekade perkembangan zaman, bentuk interaksi manusia dan lingkungannya terus berubah. Cara manusia bersosialisasi terus tumbuh mulai dari segi budaya, pola pikir hingga gaya hidup.

Khususnya pada remaja, perkembangan perilakunya berubah dalam beberapa cara. Di sini kita telah merangkum 4 perubahan dalam gaya hidup remaja dulu dan sekarang.

4 Perubahan Gaya Hidup Remaja Zaman Dulu Dan Zaman Sekarang
4 Perubahan Gaya Hidup Remaja Zaman Dulu Dan Zaman Sekarang

1. Materialisme

Menurut survei dari lembaga riset pasar, Harris Interactive, mayoritas remaja di AS adalah materialis dengan persentase 71 persen pada usia 8-18 tahun.

Berdasarkan data di atas, banyak remaja AS mengklaim lebih bahagia jika mereka memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan sendiri. Aric Rindfleisch, asisten profesor pemasaran di University of Wisconsin-Madison, mengatakan bahwa survei menunjukkan bahwa kaum muda materialistis menunjukkan kemurahan hati yang rendah.

“Meskipun orang tua mungkin tidak dapat berbuat banyak untuk memadamkan materialisme, mereka mungkin dapat membatasi efek buruk mereka dengan menanamkan rasa terima kasih kepada anak-anak mereka,” katanya.

Menurut Huffington Post, materialisme meningkat secara substansial sejak pertengahan 1970-an, memuncak pada akhir 1980-an dan awal 1990-an. Remaja saat ini tampaknya menginginkan lebih banyak uang daripada yang dilakukan senior sekolah mereka pada tahun 1970-an.

62 persen dari mereka yang disurvei dari 2005 hingga 2007 mengatakan bahwa penting bagi mereka untuk memiliki banyak uang, dibandingkan dengan hanya 48 persen dari 1976 hingga 1978.

Pada 1970-an, hampir 49 persen remaja mengatakan mereka berharap mendapat lebih banyak uang dari orang tua mereka, sedangkan pada 2000-an, ini melonjak menjadi 60 persen.

Tetapi pada saat yang sama, keinginan remaja untuk mendapatkan kekayaan tertentu dan barang-barang materi telah meningkat, etos kerja telah berkurang, studi menemukan.

2. Konsumsi Gadget

Selain materialisme, perubahan signifikan juga terjadi pada konsumsi gadget yang berlebihan. Menurut Pew Research Center, 78 persen remaja usia 12-17 memiliki ponsel dan hampir setengahnya memiliki smartphone seperti iPhone.

Tingkat konsumsi smartphone yang tinggi ini dianggap sangat masuk akal, mengingat semua akses internet, informasi, email, radio ke game semuanya dapat diakses melalui smartphone. Tapi ini berbanding terbalik dengan era 90-an, di mana HP adalah barang eksklusif dan hanya orang dewasa yang memilikinya.

3. Bentuk fisik

Perubahan remaja lainnya juga berasal dari perubahan bentuk fisik. Remaja masa kini cenderung memiliki berat badan dan tubuh yang lebih tinggi dari sebelumnya. Menurut pembicara futuris, pada tahun 1994 rata-rata remaja berusia 16 tahun tingginya sekitar 175 cm dan beratnya 65 kg, sedangkan pada 2014 tingginya rata-rata adalah 178 cm dan beratnya 70 kg.

Sedangkan untuk wanita, rata-rata anak perempuan berusia 16 tahun memiliki tinggi sekitar 163 cm dan berat 56 kg, sedangkan pada 2014 tingginya rata-rata adalah 164 cm dan beratnya 58,5 kg. Selama 20 tahun terakhir tingkat obesitas telah melonjak 27,9 persen.

4. Pandangan tentang perbedaan ras

Perbedaan lain yang terjadi adalah dalam pernikahan rasial, menurut Ketua Futuris, pada awal 1990-an orang-orang Amerika lebih tertutup tentang pernikahan antar ras, ini terjadi karena maraknya diskriminasi terkait agama, etnis dan fisik orang pada waktu itu.

Hanya 48 persen orang Amerika mengatakan bahwa mereka setuju pada pernikahan rasial (hitam dan putih) pada waktu itu. Namun seiring berjalannya waktu, semakin banyak populasi AS dalam hal ras dan etnis. Saat ini, 86% orang Amerika sekarang mengatakan bahwa mereka menyetujui pernikahan hitam-putih.