Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Jika Dikonsumsi Secara Rutin

Manfaat buah naga semakin dicari oleh banyak orang. Karena, selain menyegarkan, buah ini juga kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh. Tidak mengherankan, buah tropis ini sekarang banyak dibudidayakan di Indonesia dan mudah tersedia.

Buah yang berasal dari tanaman sejenis kaktus memiliki rasa manis, kaya air, dan tentunya diisi dengan nutrisi sehat. Apa manfaat buah naga?

Manfaat buah naga bukan hanya untuk menyegarkan tubuh dan pencernaan, tetapi dapat menyehatkan tubuh secara keseluruhan. Manfaat buah naga dikaitkan dengan kandungannya yang kaya antioksidan, vitamin dan mineral.

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Jika Dikonsumsi Secara Rutin
Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Jika Dikonsumsi Secara Rutin

Manfaat buah naga dapat dimiliki dengan mengkonsumsinya secara teratur. Manfaat buah naga ini bisa termasuk melawan penyakit kronis, kesehatan usus, hingga meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut manfaat buah naga:

1. Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Kemampuan tubuh untuk melawan infeksi ditentukan oleh beberapa faktor yang berbeda, termasuk kualitas makanan. Vitamin C dan karoten dalam buah naga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi dengan melindungi sel darah putih dari kerusakan.

Sel darah putih menyerang sistem kekebalan tubuh dan menghancurkan zat berbahaya. Namun, mereka sangat sensitif terhadap kerusakan oleh radikal bebas. Sebagai antioksidan kuat, vitamin C dan karotenoid dapat menetralkan radikal bebas dan menjaga sel darah putih dari bahaya.

Tingginya kadar vitamin C yang ditemukan dalam buah naga membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan juga merangsang aktivitas antioksidan lainnya dalam tubuh. Menurut penelitian pada tahun 2011, daging dan kulit buah naga putih dan merah mengandung polifenol dan flavonoid yang tinggi yang dapat membantu menghilangkan radikal bebas.

2. Usus sehat

Usus itu adalah rumah bagi sekitar 100 triliun mikroorganisme yang beragam, termasuk lebih dari 400 spesies bakteri. Banyak peneliti percaya komunitas mikroorganisme ini dapat memengaruhi kesehatan. Penelitian pada manusia dan hewan telah mengaitkan ketidakseimbangan dalam usus dengan kondisi seperti asma dan penyakit jantung.

Mengonsumsi buah naga memiliki efek prebiotik pada tubuh yang meningkatkan pencernaan dan memelihara bakteri usus, menurut sebuah studi dalam Electronic Journal of Biotechnology. Manfaat buah naga mengandung karbohidrat yang disebut oligosaccharides, yang menurut peneliti membantu merangsang pertumbuhan bakteri sehat di lambung dan usus.

Secara khusus, buah naga terutama mendorong pertumbuhan dua keluarga bakteri sehat: bakteri asam laktat dan bifidobacteria. Beberapa penelitian juga menunjukkan prebiotik dapat meredakan gejala penyakit radang usus dan kanker usus besar.

3. Cegah anemia

Zat besi, hadir dalam buah naga, baik untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada individu yang menderita anemia. Konten ini juga membantu dalam produksi sel darah merah (RBC), yang kemudian membantu dalam oksigenasi yang tepat dari organ vital. Manfaat buah naga juga membantu meningkatkan penyerapan zat besi berkat kandungan vitamin C-nya.

Buah naga adalah salah satu dari sedikit buah segar yang mengandung zat besi. Zat besi berperan penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Ini juga memainkan peran penting dalam memecah makanan menjadi energi. Enam ons buah naga cincang menyediakan 1,26 mg zat besi.

4. Membantu Memerangi Penyakit Kronis

Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang menyebabkan kerusakan sel, yang dapat menyebabkan peradangan dan penyakit. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti buah naga. Antioksidan bekerja dengan menetralkan radikal bebas, sehingga mencegah kerusakan sel dan peradangan.

Studi menunjukkan bahwa makanan tinggi antioksidan dapat membantu mencegah penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, diabetes dan radang sendi. Manfaat buah naga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk:

  • Vitamin C

Studi pengamatan telah menemukan korelasi antara asupan vitamin C dan risiko kanker. Sebagai contoh, sebuah penelitian terhadap 120.852 orang menghubungkan asupan vitamin C yang lebih tinggi dengan tingkat kanker kepala dan leher yang lebih rendah.

  • Betalains

Studi tabung menunjukkan betalain dapat melawan stres oksidatif dan mungkin memiliki kemampuan untuk menekan sel kanker.

  • Karotenoid

Beta-karoten dan likopen adalah pigmen tanaman yang memberi warna cerah pada buah naga. Makanan kaya karotenoid telah dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker dan penyakit jantung.

5. Kaya Serat Sehat

Penelitian yang dipublikasikan dalam Food Chemistry juga menunjukkan bahwa manfaat buah naga kaya akan oligosakarida yang membantu mendorong pertumbuhan bakteri usus seperti lactobacilli dan bifidobacteria. Sebuah studi tahun 2015 tentang prebiotik alami di Thailand menunjukkan bahwa buah ini membantu meningkatkan flora usus yang sehat, yang penting untuk pencernaan yang lancar.

Buah naga memiliki kandungan serat yang tinggi, yang dapat membantu meningkatkan pergerakan usus, memperlancar saluran pencernaan, merangsang peristaltik, dan mendorong pelepasan esensi makanan. Dengan mengatur fungsi usus dengan serat makanan, buah ini membantu mencegah kondisi seperti sembelit, sindrom iritasi usus, dan bahkan kanker kolorektal.